BJ Habibie: Iman dan Taqwa Lebih Penting daripada Iptek

5240

Jakarta – Mantan presiden RI, Bacharuddin Jusuf Habibie menekankan pentingnya iman dan taqwa (imtaq) bagi generasi bangsa. Menurutnya Imtaq lebih penting dibanding ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek).

“Kalau Allah menanyakan kepada saya, Habibie penting seratus persen imtaq (iman dan taqwa) nol persen iptek, atau seratus persen iptek atau nol persen imtaq, saya bilang seratus persen imtaq,” kata Habibie dalam acara Halal bi Halal Akbar 1437 H di Balai Sudirman Jakarta, Rabu (27/07).

Pernyataan tersebut disampaikan Habibie di hadapan ratusan peserta acara yang digelar atas kerjasama Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) bersama dengan sejumlah lembaga zakat nasional. Menurutnya, jika dia bisa memilih maka dia memilih keseimbangan keduanya. Keduanya penting bagi bangsa dan umat.

“Ini menggarisbawahi betapa pentingnya imtaq,” ujarnya.

Habibie juga menekankan pentingnya sinergi antar elemen umat. Jika dapat umat Islam dapat membangun sinergi positif, maka akan sangat berdampak besar bagi rakyat Indonesia secara keseluruhan.

Manfaat besar dari sinergi positif yang terbangun adalah terciptanya stabilitas. Selain itu, kualitas sumber daya manusia akan meningkat dengan adanya sinergi itu.

“Masa depan bangsa ini, kita mengandalkan pada kualitas dan daya saing sumber daya manusia,” imbuh Habibie.

Ratusan peserta menghadiri acara Halal bi Halal Akbar 1437 H, yang mengusung tema Sinergi Umat untuk Kebangkitan dan Kemandirian Bangsa. Selain Ketua ICMI Jimly Asshiddiqie beserta jajaran kadernya, hadir pula sejumlah tokoh lain di antaranya Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid, Ketua KPK Agus Raharjo, Amien Rais, Akbar Tandjung dan sejumlah ulama nasional.

Reporter : Imam S. | Editor : M. Rudy | Copyright © Kiblat.net

Bagaimana pendapat anda?

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY