Yang Dulu dan Kini

1251

Yang Dulu dan Kini

? TAHUN 2011:

1. Puasa Arafah adalah puasa yang dilakukan pada saat jamaah Haji sedang melakukan wuquf di Arafah bukan pada hari lainnya, apalagi mengingat selisih waktu antara Arab Saudi dan Indonesia hanya ± 4 jam.

2. Fatwa Tarjih Muhammadiyah tidak menyinggung tanggal 9 Dzulhijjah terkait Puasa Arafah, bahkan tidak ada kalimat yang bertuliskan “9 Dzulhijjah” sama sekali.

3. Meminta agar Pemerintah dan ormas Islam menggunakan mathla Makkah dalam penentuan awal Hijriah atau Hari Raya.

4. Tidak ada keharusan bagi Muhammadiyah untuk mengikuti mathla di negerinya masing-masing (seperti Indonesia).

5. Semestinya mengikuti keputusan Mufti Kerajaan Arab Saudi, karena informasi pengumuman dari Makkah sudah bisa didapatkan dengan mudah, bahkan 1-2 hari sebelum wukuf sudah tersiarkan.

Sumber: http://www.fatwatarjih.com/2011/04/puasa-hari-arafah.html

? TAHUN 2015:

1. Puasa Arafah adalah puasa yang dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah sesuai dengan kalender bulan Dzulhijjah di wilayah Indonesia sesuai dengan hasil perhitungan metode hisab wujudul hilal.

2. Puasa Arafah tidak harus bersamaan dengan jama’ah haji yang sedang berwuquf di Arafah.

3. Tidak harus menggunakan mathla’ Makkah, sebagai contoh penduduk kota Sorong Papua yang berbeda waktu 6 jam dengan Makkah maka gunakan mathla’ Sorong, bukan mathla Makkah.

4. Gunakan dan sesuaikan kalender Hijriah dengan mathla’ di negerinya masing-masing untuk penduduk di luar mathla Makkah seperti Sorong Papua Indonesia.

5. Boleh berbeda dengan keputusan Mufti Arab Saudi karena kabar dari Makkah bisa memakan waktu berbulan-bulan.

Sumber: http://www.sangpencerah.com/…/kapan-puasa-arafah-mengikuti-….

? Intinya, kalendernya tidak bisa diubah. Itu sudah baku. Kalau fatwa? Gak tahu lah, bisa sesuai kondisi. Kadang harus diubah barangkali biar pas.

Info berharga ….

✏ Saudi Arabia juga pakai Kalender Hijriyah, namun tak sekaku itu, masih bisa dikoreksi dengan rukyatul hilal.

Beranikah merubah seperti Saudi Arabia?

✒ Ikut pemerintah RI biar tidak ragu karena penetapan pemerintah sudah tepat sesuai syariat:

Puasa Arafah 9 Dzulhijjah: Rabu, 23 September 2015

Idul Adha 10 Dzulhijjah: Kamis, 24 September 2015.

Apalagi keputusan di atas sesuai keputusan Saudi Arabia untuk wukuf di Arafah pada hari Rabu dan Idul Adha pada hari Kamis.

Hanya Allah yang memberi taufik. Semoga Allah mudahkan beramal shalih.

M. Abduh Tuasikal

Akses lebih cepat dan mudah. Install aplikasi Android Tabayyun News, klikdisini
TabayyunNews.Com
didukung oleh Usee Moslem, “The Moslem Channel Of Usee TV”, kunjungi www.useemoslem.com

Bagaimana pendapat anda?

comments

1 COMMENT

LEAVE A REPLY