Film Syiah Iran tentang Nabi Muhammad Bikin Murka Ulama Sunni

2510

Nahimunkar.Com — Film produk syiah Iran berjudul Muhammad: The Messenger of God  yang sejak semula dibuatnya tahun 2011 telah diprotes keras oleh para ulama Sunni sedunia ini ternyata dimunculkan juga sejak Kamis 27 Agustus 2015. Maka kemarahan pun terpicu lagi. Di antaranya dimulai oleh Ulama Sunni di Al-Azhar, Profesor Abdel Fattah Alawari, marah dan mengecam film itu meski bercerita tentang sosok Muhammad sebelum menjadi Rasul. Menurutnya, sosok Muhammad yang jadi nabi tetap tidak boleh digambarkan secara fisik.

Inilah beritanya.

***

Film Nabi Muhammad Karya Sineas Iran Bikin Ulama Sunni Murka

karya sineas

Dinews | Film epik karya sineas Iran tentang riwayat Muhammad sebelum menjadi nabi umat Islam membuat heboh publik di Teheran. Film berdurasi 171 menit itu menuai banyak pujian publik Iran, tapi memicu kemarahan dari ulama Sunni di Universitas Al-Azhar, Kairo.

Film karya Majid Majidi berjudul “Muhammad” itu dibuat dengan anggaran hingga USD 40 juta (dolar Amerika Serikat) atau sekitar Rp559 miliar. Itu tergolong film termahal yang pernah diproduksi oleh industri film Iran.

sosok Muhammad yang jadi nabi tetap tidak boleh digambarkan secara fisik

Ulama Sunni di Al-Azhar, Profesor Abdel Fattah Alawari, marah dan mengecam film itu meski bercerita tentang sosok Muhammad sebelum menjadi Rasul. Menurutnya, sosok Muhammad yang jadi nabi tetap tidak boleh digambarkan secara fisik.

”Hal ini sudah ketetapan. Syariah melarang mewujudkan sosok nabi,” kata dekan fakultas teologi Islam Universitas Al-Azhar itu, dalam sebuah pernyataan.

”Hal ini tidak diperbolehkan dalam Islam bahwa seseorang, seorang aktor, memiliki peran yang kontradiktif dan bertentangan; kadang-kadang kita melihat dia sebagai sosok pemabuk buta, kadang-kadang sebagai sosok mata keranjang dan kemudian ia mewujudkan sosok nabi. Ini tidak diperbolehkan,” lanjut dia, seperti dilansir Russia Today, semalam (28/8/2015).

30 Agustus 2015 · by Admin DINews / duniaislamnews

***

Diprotes keras para ulama seduni sejak semula. Inilah beritanya.

ULAMA ARAB KUTUK FILM IRAN TENTANG NABI MUHAMMAD SAW

ouii

Organisasi Ulama Islam Internasional yang tergabung dalam Liga Muslim Dunia (MWL) yang berbasis di Makkah pada Senin (18/2/13) mengecam pembuatan film di Iran yang menggambarkan kepribadian Nabi Muhammad (saw).

Organisasi itu mendesak pemerintah Iran agar segera campur tangan untuk menghentikan shooting film dan mencegah skrining setiap bagian dari film itu.

“Adalah tanggung jawab Teheran untuk menghentikan tindakan seperti itu, yang bertentangan dengan prinsip-prinsip Syariah Islam, yang terjadi di wilayahnya, ” kata Organisasi itu dalam sebuah pernyataan yang disiarkan oleh kantor berita Saudi.

Menurut pernyataan itu bahwa menggambarkan kehidupan Nabi (saw) dan para sahabatnya adalah jelas melanggar prinsip-prinsip Islam. Ini adalah pandangan bulat yang dipegang ulama Islam dan ahli fikih.

MWL telah membuat studi otentik pada masalah membuat film tentang Nabi (saw) dan para sahabatnya sekitar 40 tahun yang lalu (pada 1391H) dan akhirnya memberi kesimpulan bahwa ini tidak diperbolehkan, kata pernyataan itu.

Organisasi itu mendesak negara-negara Muslim serta badan-badan seperti Organisasi

Kerjasama Islam (OKI), Al-Azhar, dan International Islamic Fiqh Academy untuk meningkatkan tekanan pada Iran supaya bersedia menghentikan pembuatan film tersebut.

Beberapa bulan yang lalu, sutradara terkenal Iran, Majeed Majeedi mengumumkan bahwa film terbarunya mengenai Nabi (saw) hampir selesai.

Film yang telah menelan biaya lebih dari $ 30 juta ini terdiri tiga bagian sejarah yang menceritakan masa kecil Nabi Muhammad SAW, kehidupan Nabi sebelum menerima wahyu, hidupnya Nabi setelah wahyu dan penyebaran Islam.

Pengambilan film dimulai di selatan Iran pada bulan Oktober 2011. Sejumlah aktor termasuk AminTarokh, Mehdi Pakdel dan Sareh Bayat telah bergabung menjadi pemeran dalam film yang berjudul “Muhammad.”

Film ini telah memicu kontroversi di seluruh Dunia Islam. Sebelumnya, Al-Azhar, termasuk Mufti besar Sheikh Ahmed Al-Tayeb, marah dan menuntut pelarangan film itu. (sg)

sumber : http://www.sabili.co.id/berita/islami/item/445-ulama-arab-kutuk-film-iran-tentang-nabi-muhammad-saw.html

http://desainblog.hol.es/

(nahimunkar.com)

Bagaimana pendapat anda?

comments

1 COMMENT

LEAVE A REPLY